27.1.12

Perception

Hello O-Rangers

Beberapa hari yang lalu gw ngereblog tumblr dengan membabi buta. Seru banget sih. Seperti biasa, gw lebih banyak nge re-blog quote-quote keren dan inspiratif (baca : gw banget).

Entah kenapa, gw banyak banget nemu kata-kata “Judge”, “Criticize” atau hal lain yang sejenis dengan arti kata itu.

Banyak banget berarti yah orang yang ngga mau dijudge atas apa yang dilakukan no matter its right or not, ngga mau dikritik atas apa yang sudah dicapainya, apakah memuaskan atau tidak, dan ngga mau lain-lainnya. Mungkin kalo dibikin simple, ngga mau dengerin orang lain?!.

Buat gw, ada tiga fase dalam mengenal pribadi seseorang.

Fase pertama adalah Persepsi. Buat gw, persepsi adalah pandangan lo terhadap orang lain yang tidak pernah terlibat interaksi dalam bentuk apapun dengan lu, baik fisik maupun mental. Difase ini, orang menggunakan hak asasinya untuk berpendapat dan menilai orang lain berdasarkan apa yang pernah ia lihat dan pernah ia rasakan.

Kekuatan persepsi? Massive.

Kenapa? Karena kebiasaan manusia yang suka membagi hal-hal yang sifatnya belum akurat, mouth by mouth. Dan mulut itu adalah perantara paling juara dalam kancah perkomunikasian.

Gw sendiri lebih banyak menggunakan pandangan persepsi gw untuk bahan monolog gw sendiri. Ya, emang kadang2 suka keceplosan juga sih buat sembarangan mandang orang. Persepsi terhadap seseorang buat gw, lebih kepada ‘love at the first sight’. Kalo menyenangkan akan dilanjutkan, kalau cukup menyenangkan coba dilanjutkan, kalau tidak menyenangkan, leave it all behind.

Tahap kedua adalah Perspektif. Ditahap ini kita udah melakukan interaksi tingkat lumayan dengan orang yang akan kita nilai. Buat gw, ditahap ini rasanya lebih objektif kalo lu mau memutuskan untuk menilai seseorang apakah dia sudah baik atau belum (walaupun kayanya ngga ada yang berhak untuk itu sih…).

Efek dari Perspektif? Deep.

Biasanya penilaian orang-orang yang ada dilingkungan perspektif berakibat kepada diri sendiri. Maksudnya adalah, penilaian orang-orang tersebut akan sedikit kita pertimbangkan untuk kelangsungan hidup kita. Biasanya kita akan lebih percaya dengan orang-orang dilingkungan perspektif, karena mereka sudah ‘mengenal’ kita.

Gw sendiri punya beberapa orang dilingkungan perspektif yang kadang beberapa pendapatnya gw gunakan untuk memperbaiki hidup gw. Di lingkungan ini, orang-orang yang menilai gw cukup objektif, walaupun kadang masih nilai dengan semena-mena.

Yang terakhir adalah lingkungan Persuatif.

Ditahap ini orang-orang saling mengenal luar dan dalam secara baik dan paham. Orang-orang yang ada dilingkungan ini menilai orang lain didasari oleh pengalaman mereka berinteraksi dalam jangka waktu yang panjang dengan orang tersebut.

Biasanya, penilaian yang mereka bentuk adalah hasil evaluasi dari penilaian sebelumnya. Misalkan, pada tahap Persepsi si A menilai si B itu pemalas. Kemudian di tahap Perspektif si A mengubah penilaian dia dengan menilai si B itu bukan malas tetapi tidak memiliki inisiatif. Dan setelah melakukan interaksi yang lama dan intens, akhirnya si A menyimpulkan bahwa si B itu ternyata pemalu.

Efek dari Persuatif? Depth

Karena dalamnya hubungan atau ikatan yang terjalin antara mereka, maka efek dari penilaian Persuatif itu sangat dalam alias bisa merubah suatu sifat bahkan sampai melukai dan berbekas sampai mati.
Orang-orang yang ada dilingkungan persuatif gw ngga begitu banyak. Paling keluarga dan orang-orang yang mengenal baik gw -bisa disebut sahabat- sejak lama. Biasanya, gw meminta penilaian mereka untuk suatu hal yang ketika orang lain menilai dirasa tidak puas untuk gw. Walaupun demikian, gw ngga begitu sering meminta mereka meniai sesuatu ko. Tanpa diminta pun mereka juga sudah memiliki penilaian mereka sendiri.

Last but not least,

Dalam tahapan apapun kita ngga bisa semena-mena menilai orang lain. Selain dampak sosial yang bisa berantakan, dampak psikologis bagi yang dinilai pun akan ikut terpengaruh. Baiknya sih, kalo memang ngga begitu kenal atau ngga tau apa-apa, jangan gampang untuk menjudge.

Toh, ngga ada yang mau dijudge kan?



Love,
Arr

Kamu, Si Mister Manyun

Beda banget rasanya.


Gw harusnya udah paham banget gimana cara nge-treat seorang cowo, karena bukan cuma sekali gw pacaran serius dengan cowo berikut keanehan-keanehan kelakuannya. Tapi ngga tau kenapa, yang ini tuh beda banget.

Banyak rasa trauma yang masih ngebekas banget di hati dan pikiran gw tentang masa lalu dan kelakuan mantan-mantan pacar gw. Akibatnya, gw akan menjadi lebih waspada. Yang anehnya, ketika gw merasa trauma-trauma itu akan terulang dengan dia, suddenly, everything’s ok. Memang dari awal ok, nothing happens.

Entah karena gw yang trauma dan sangat suudzon menghadapi perilaku dia, atau memang dia yang as easy as it is ngejalanin hubungan gw yang awkward ini? Dari mulai proses kenalan, proses pendekatan, berantem-berantem kecil, sampe-sampe obrolan dan perbincangan kita pun unsual, ungeneral.

Kaya ketika gw udah bete abis, kesel banget dan udah siap pengen marah-marah gara-gara dia seharian ngga ada kabar, ternyata hapenya mati-nyala-mati-nyala gara-gara batrenya udh mau meledak. And you know what? He didn’t lie. Tau darimana dia ngga bohong? Temen gw nyariin dia ke gw karena hpnya ngga bisa dihubungi.

Terus kadang gw ngerasa dia ngga serius-serius amat ngejalanin sama gw. Kaya yang so-so gitu. Ketika gw ngerasain kaya gitu and suddenly, dia mengajak gw untuk tenggelam dalam obrolan tentang sesuatu yang ‘serius’.

Is He can read my feeling?

Ketika gw ngerasa dia kayanya lagi on fire banget sayang sama gw, ternyata dia lagi biasa aja tuh. Standar. Tapi tiba-tiba dia bisa melakukan sesuatu yang sama sekali bukan gombal atau romantis, tapi bisa membuat gw speechless dan gemeter. Seriously!!

Banyak hal yang sepertinya gw perkirakan gw tau maksudnya apa, tapi ternyata gw salah. Kebanyakan malah suudzon yang ada. Daripada gw suudzon terus, gw banyak sharing dengan dia soal ‘mind feeling’ kita berdua. Alhasil? It still on progress. :)

Mungkin Tuhan membuatkan gw ‘job desk’ baru untuk memahami satu manusia special ini. Dengan cara yang beda, dengan rasa yang berbeda, dan dengan tujuan yang berbeda pula.

Belajar memaknai kamu.
Arr

2.1.12

This is not an end, it's beginning

Hollahoi O-Rangers..
lama banget yah gw ngga nulis dan misuh-misuh disini...
dan...semua itu adalah salahnya... twitter dan tumblr. *hehehe*

semenjak ada twitter dan tumblr, gw selalu lebih memilih untuk posting, nyampah, misuh-misuh dan ngemeng-ngemeng disana. Kenapa? soalnya lebih singkat, lebih user friendly, dan lebih....happening aja. *hahaha

but anyway, kangen juga nulis disini :)..
hampir setaun yah gw ngga nulis disini.. jadi sekarang gw mau sedikit berbagi cerita tentang apa yang setaun ini gw lewatin...
banyak kejadian luar biasa, banyak kejadian yang standar, dan banyak juga kejadian yang ngga kepikiran sebelumya..

Menengok dari judul diatas, gw akan share beberapa cerita yang sesuai banget sama judul postingan gw. "This is not an end, it's a beginning"

----------------------------------------------------------------------------------------


Yah, standar lah.
setiap kehidupan pasti ada disaat down dan up. gw pun mengalami hal yang sama.
banyak banget hal yang kalo gw ngga kuat-kuat amat bisa sedikit gila juga. hahaha.
dimulai dengan drama magang dan mengerjakan skripsi gw yang super duper luar biasa sesuatu itu secara bersamaan. can you imagine dat? magang dan skripsi diwaktu yang bersamaan. yang lebih okehnya lagi, saat itu gw keterima kerja freelance di MTV Indonesia as a Production Assistant.

Karena kelemahan gw dalam memanage sesuatu yang on schedule, gw berantakan. Laporan magang gw masuk ke jurusan di jam terakhir sebelum deadline. Untung aja Allah masih kasih gw kesempatan buat lulus magang, jadinya, ya alhamdulilah gw bisa masukin laporan magang gw dan diterima.
kerjaan baru gw as a Production Assistant juga ngebelah pikiran, otak dan hidup gw jadi berkeping-keping. but i love my job, and love my life too.
Akhirnya dengan terseok-seok, berdarah-darah, begadang, dan banyak banget drama-drama lainya, gw berhasil menyerahkan skripsi gw ke jurusan, walaupun gw kena penalti telat ngumpulin sebesar TIGA JUTA RUPIAH AJAH.

Setelah menunggu beberapa minggu, gw sidang. And unfortunately, gw NGGA LULUS SIDANG.
Pas gw dikasih tau keputusan itu dan gw harus penelitian plus sidang ulang, rasanya gw mau tenggelem aja di tengan laut. asli.

bukan apa-apa sih, tapi MALU.
MALU banget sama diri sendiri. masa ngerjain skripsi aja ngga becus?
MALU banget sama keluarga gw. mau ditaro dimane ni mukeee??
MALU banget sama temen-temen seangkatan. sampe ada yang ngga percaya ko gw bisa ngga lulus?
MALU banget sama dosen-dosen yang tau kapasitas otak gw. Sampe mereka terheran-heran dan nanyain apa yang salah sama gw.

Tapi thank's God, Allah menciptakan hati dan mental gw dari bahan yang cepet ancur tapi cepet balik lagi bentuknya. Gw sempet down banget. ngga percaya diri dan ngerasa gagal.
tapi disela-sela kejatohan gw, gw berpikir ;

Apa yang salah dari semua ini?

Gw kah?
Kerjaan kah?
Atau faktor x dibalik semua itu?

setelah gw menghabiskan puluhan tissue dikamar gw, gw menguatkan diri dan menebalkan muka untuk bangkit.
memulai sebuah penelitian untuk skripsi dalam waktu 2 minggu bukan hal yang mudah. jadi gw harus susun strategi untuk menyusun kembali skripsi gw tersebut.
gw konsultasi dengan dosen pembimbing yang lain, melakukan wawancara, revisi beratus-ratus kali, begadang (asli ngga tidur) selama 2 hari, dan kejar-kejaran sama dosen.

akhirnya berhasil menyelesaikan skripsi gw yang kedua dan maju sidang.
guess what?
jadwal sidang gw bertepatan dengan hari ulang taun gw.
2 Agustus 2011.

Bismilah. semoga ini bisa jadi kado terindah buat gw.

sidang pun tiba. gw jauh lebih siap dari sebelumnya, tapi jauh lenih deg-degan karena takut dan trauma ngga lulus lagi.
tapi gw harus yakin, gw hars optimis. gw udah ngelakuin yang terbaik.

i do my best, let's God do the rest

setelah kurang lebih setengah jam didalem ruang sidang, gw keluar dan menunggu hasil keputusan sambil mules bolak-balik kamar mandi. ngga lepas gw berdoa sama Allah supaya gw diberikan kelapangan hati dengan hasil apapun yang nanti dikasih oleh dosen.
akhirnya nama gw dipanggil masuk buat ngumumin yudisium.

"Arinda, kamu lulus dengan predikat A"

Saat itu, pikiran gw blank. putih, gelap, dan kayanya selama sedetik gw ngga inget apa-apa.
sampe akhirnya dosen gw bilang, "Revisinya harus bagus dan bener ya Rin... supaya bisa jadi contoh adik-adiknya"

Pengen banget loncat dan meluk dosen penguji gw, tapi yang ada gw cuma senyum kaku, dan pengen nangis.

Moment itu yang bikin gw percaya kalo apapun yang gw percaya gw bisa. gw pasti bisa.

Bener-bener kado terindah buat gw di ulang tahun yang ke 22 di 2 Agustus 2011.
Terimakasih Ya Allah

------------------------------------------------------------------------------------
Satu cerita lagi yang sesuai dengan judul diatas adalah tentang percintaan.
hemm..

seperti yang mungkin lo semua pernah baca di blog gw sebelum-sebelumnya, i had a boyfriend named Cotton Candy. Udah hampir empat taun kita jalan bareng, susah seneng dijalanin bareng, tapi di akhir september gw memutuskan untuk mengakhiri cerita cinta gw sama dia.
sedih dan pedih emang. but i have to.

gw harus melakukan itu karena berbagai pertimbangan yang gw pikirkan sangat matang dan penuh darah :).
yah, intinya hal itu adalah sebuah keputusan besar yang sangat menguras tenaga dan pikiran gw dibulan september dan oktober.
semua tentang gw dan dia.
perasaan gw dan segala hal yang berhubungan dengan dia.

berat memang menjalani hari-hari yang biasanya ada dia, tapi kemudian gw harus berdiri diatas kaki gw sendiri tanpa bantuan siapapun. menjalani konsekuensi dari keputusan yang telah gw buat. bertahan dengan apa yang sudah gw ucapkan, dan melatih diri gw sendiri untuk tetap berpegang teguh dan bertanggung jawab atas semua yang gw lakukan.

hingga perlahan gw mulai membuka hati gw untuk orang lain. bukan untuk sebatas berbagi cinta dan mimpi,
tapi berbagi cerita dan kenyataan.

mulai membuka hati pada seseorang yang datang dengan dingin, membuat trauma gw akan masa lalu menjadi tameng gw untuk lebih hati-hati bersikap. tapi sikap dinginnya itu banyak ngasih gw pandangan baru tentang hidup, cinta, cerita dan kenyataan.
sampai dia menyatakan satu tujuan, yang mana tujuan itu adalah perhentian gw juga.

secepat itu?
yap. secepat itu.

gw pun tidak pernah menyangka gw sanggup untuk membuka hati kepada orang lain dengan secepat itu. tapi gw memiliki kekuatan itu, dan gw berani untuk mengambil resiko dengan kekuatan itu.

keputusan gw untuk menyudahi cerita dengan dirinya yang terdahulu membawa gw kepada fase baru dalam kehidupan gw. membuka mata gw lebih lebar, membuka pikiran gw lebih tajam, membuka hati gw lebih lapang.
dan menjadikan gw lebih kuat untuk menjalani mimpi yang perlahan bertransformasi menjadi rencana.




PS :
Terimakasih kepada kamu yang sudah menjadi bagian dari buku sejarah yang ratusan lembar banyaknya itu. Sejarah, akan tetap menjadi sejarah. Unforgotten.
dan,
Selamat datang kepada kamu yang baru saja menuliskan prakata dan menyusun chapter pertama buku harian kita. Masa lalu kita adalah pondasi untuk membangun hari-hari yang lebih indah, dan mewujudkan mimpi-mimpi yang terkabulkan.






So, this is not an end. It just a beginning. :)


love you all.
Arr

6.5.11

It's been a while....oops, a long time.

hay o-ranger..
it's been a loooooooooooooong time bgt gw ngga misuh-misuh disini..
but i'll be back.
as soon as possible..
i'm promise.



love,
black night ranger.

2.2.11

Keep Smiling, Keep Shining!

hollaahooi O-Rangers..
selamat bulan Februari yang semoga penuh cintaaa yaa..
hehe

Lagi pada sibuk ngapain nih?
gw lagi sibuk ujian UAS dan tetekbengek lainya ngurusin magang dan skripsi.
magang sih ga ngurusin, cuma nunggu keluar suratnya itu looohhh...
2 abad.

eniwei,
setelah gw posting tulisan gw soal 'Kalah',
gw banyak banget dapet masukan dari orang-orang yang baca blog gw..
*tengkyu somaaat*
ada yang bilang kalo itu adalah perjalanan hidup dalam pendewasaan diri gw, ada yang bilang "Parah juga lu rin nulis buat dosen", hahaha.
banyak deh.
intinya adalah, setelah gw kaji ulang,
setelah gw mikir dengan pikiran yang datar rata-rata air,
gw ngerasa agak emosi sih waktu nulis itu. yang gw sangka gw udah netral perasaannya, ternyata gw masih emosi.

gw sempet berfikir belakangan ini kalo :
1. mungkin aja emang nilai gw mentoknya segitu.
2. mungkin aja emang hasil karya gw masih banyak mencong sana, mencong sini.
3. mungkin dosen gw ada benernya juga sih...


heemm,
yaa, setelah sekian lama akhirnya gw bisa berpikiran jernih tur positip juga. hahaha.
banyak hal yang sempet masuk dalam pemikiran gw. banyak hal yang gw evaluasi dari diri gw. salah satunya adalah kapabilitas gw untuk legowo dan menerima sesuatu.
kadang gw ngerasa kalo gw udah SUPERB banget dalam menjadi orang legowo. tapi gw lupa kalo banyak orang yang lebih tahan banting drpada gw yang cuma segini doang.

kadang gw lupa kalo ada Dzat yang ngeliatin tingkah laku gw, nyinyir sama dosen, walaupun beliau udah ngasih Ilmu beneran ke gw.
kadang gw lupa kalo gw bisa ngomong kasa sekarang, punya pengetahuan nilai diri sendiri yaa karena dari dosen dan guru-guru gw juga.

huaah.
gw sangka, gw udah oke banget yaa dalam mengatasi ke labilan emosi gw.
but thanks God, gw masih punya BANYAK bgt orang-orang yang peduli sama gw, yang bisa jujur dan apa adanya sama gw, yang ngebukain mata gw, yang ngebukain hati gw, yang ikut andil dalam mendewasakan gw dan mereka priceless.

lu pasti punya juga kaan O-Rangers orang-orang kaya gitu?
menyenangkan yah hidup diantara orang-orang itu walaupun kadang gw suka asik sama dunia gw sendiri, tapi mereka ga marah.
hahaha

_______________-oke, balik ke konteks


jadi intinya adalah, yaa gw bersyukur dengan pencapaian yang gw dapet dengan angka yang segitu.
kalo mau komplain, ya komplain aja sama diri lu sendiri, orang udh ga bakalan ketemu lagi ini dosennya. percuma juga kan gw mencak2 mulu..
emosiii boo. capeee..
haha

semangat menjelang hari baru!!
KEEP SMILING, KEEP SHINING!
happy wednesday O-Rangers...




PS : Gw hari ini genap 40 bulanan sama si cotton candy... what's a long journey...!






eks-o-eks-o

Arr

22.1.11

Kalah

Helloooooww O-Rangers!!
Selamat taun baru yaaa.. (telat arin, ini udah tanggal berapaa?)
Semoga ditaun baru ini semakin banyak energi postif yang menyelimuti hidup kamu yaaa..
(ttssaaahh..)
sebenernya gw juga sangat amat butuh ini sih minggu ini..
setelah PMS yang sangat ampun deh bgt mengontrol diri gw yang SUKSES banget bikin gw mellow tingkat dewa.
Ditambaaaaahhhh.. satu kejadian yang bikin hati gw mengeras dan susah buat nerimo..
oke, gw bakal ceritain sekarang..

Minggu lalu gw dan kelompok Airmagazine gw, which is Sisca, Vega dan Rizza ngebuat satu program airmagazine radio namanya cekidot, singkatan dari cek info dan obrolan terkini.
Kita ngebuat program ini dengan susah payah dan engine full lah istilahnya. Tibalah hari jumat minggu lalu dimana gw presentasiin hasil itu.
Gw buat design produksi yang cakep bgt, penuh warna dan oke bgt deh. Dengan tingkat PD yang full bgt hari itu gw presentasi.
Naas nya, gw ga ngebuat Term Of Reference dalam bentu originalnya dan di print. Sehingga sukseslah masterpiece kita dinilai 78 alias B.
Ngenes. Sakit Hati. Pengen Marah.

Tapi gw berpositip thiking kalo emang ini kesalahan kelompok gw. Gw terima. and thanks God gw dapet tambahan 10 poin karena maju urutan kedua. Minggu depannya, gw harus presentasi airmagazine TV, dan gw bertekad, lebih kuat dari baja, lebih tekun dr siswa berprestasi, lebih semangat daripada cowo pdkt *suka ga relevan deh lu rin..*, GW HARUS LEBIH BAIK DARI MINGGU LALU.

Saking gw semangatnya, gw sampe tanamkan dalam hati gw tema presentasi minggu ini adalah "Revenge of The Fallen". *assik ga tuh*

"Kalah itu bukan berarti nyerah. Tapi mundur 1 langkah untuk buat strategi untuk maju 3 langkah dan MENANG!"




Nah, selama seminggu gw berusaha keras cari kesalahan gw di presentasi radio. gw mengantisipasi dengan se waspada dan sebaik mungkin. yang kurang gw tambahin, yang ga rapih gw benerin, hampir ga ada yang luput. As a (junior) producer buat airmagz TV ini, gw pengen bgt ini bisa bagus.
Sehari sebelum presentasi, gw cek en ricek semuanya. Ga pengen ada yang miss. sampe editor gw, gw cekokin nasi goreng baso sama kratingdaeng 2 botol biar bisa maksimalin ngedit.. *thx to Sisca and Ega. U are my hero*
Sampe sebelum tidur, gw udah pastiin semuanya ready dan ok, dan gw sangat bersemangat sekali untuk 'revenge'.

Pada saat presentasi, gw PD bgt dan semangat luarbiasa. Gw pompa temen-temen gw supaya semangat juga. Oh iya, FYI, saat proses syuting airmagz TV ini, kita sempet re-shoot karena ternyata ga ke record. Bener-bener berlumuran darah bgt ngerjainnya.. *tsaah. Lebay*
Akhirnya, datanglah dimana si Dosen ngasih tau nilai between kelompok gw dan kelompok 1. And you know what??

NILAI KITA SAMA. 87.

Lah terus kenapa gw permasalahin kalo sama? Karena, IT'S UNFAIR!
Tokek belang diatas atap juga tau kalo gw bisa dapet lebih daripada 87. Gw ga akan bandingin kelompok gw sama kelompok 1, karena satu, mereka temen-temen sekelas gw. Dua, ini bukan kesalahan mereka. dan tiga, jenis program kita beda. Gw News, mereka Feature.
Yang gw permasalahkan adalah..

Why you so Unfair Ma'am???
Anda tidak menyinggung kesalahan teknis yang kami buat terlepas dari suara ambience pada saat reportase Yusmega terlalu besar.
Anda membahas soal perbandingan IDE antara NEWS yang memang sulit untuk dikembangkan dengan FEATURE yang memang harus kreatif.
Anda membuat seolah-olah kelompok kami sangat STANDAR dalam melakukan tugas.
Anda membuat saya dan ke duapuluh tiga teman-teman saya kecewa.

Merujuk ke konteks, gw memang menyadari yang namanya persaingan itu pasti ada dimanapun kita hidup. Tapi gw hampir selalu sehat dalam bersaing. Gw belajar beladiri, gw ikut pertandingan yang pastinya bersaing. Dan gw selalu diajarkan untuk bersaing secara sehat dan menerima kekalahan. Tapi apakah menerima kekalahan yang bukan seharusnya harus juga gw lakuin?

Gw paham bener gimana harusnya menerima dan menyikapi kekalahan. Gw pinter untuk disuruh bersabar dan lapang dada. GW UDAH MATI RASA soal sabar, nerimo dan lapang dada. Jadi kenapa sekarang gw meradang? Karena alasannya cuma satu.

Gw ga seharusnya kalah.

Gw selalu 110% dalam ngerjain semua tugas kuliah. Gw terbiasa berinovasi dengan tugas-tugas gw. Gw ga pernah 'asal jadi' dalam ngerjain tugas, intinya, gw selalu total. Tapi kalo ini jerih payah gw dan kedua puluh tiga temen gw cuma dihargai 'segitu' aja.
Buka nilai yang saya butuhkan dari Anda, tapi penghargaan atas apa yang kami buat sesuai dengan kenyataannya. Kami memang tidak sesempurna yang Anda mau, tapi setidaknya kami melakukan yang terbaik. 200% untuk tugas Anda.

Jujur, gw sangat kecewa. Gw sedih sampe harus ngeliat editor gw dikritik segitunya sampe nangis. Gw marah karena detail yang dikritik oleh beliau tidak terlalu penting, Gw emosi. Dan memutuskan untuk...

WALK OUT dari kelas.


"Rasa kekalahan memang pahit untuk ditelan. Tapi gw sudah hampir belasan tahun belajar untuk menerima kekalahan dan belajar menyikapi keadaan dan bangkit. gw ga gampang menyerah. gw ga didik oleh bokap gw untuk jadi cw lemah. that's why gw ga terus menyerah ketika gw kalah. Tapi buat nelen kekalahan yang ga seharusnya, sori, GW PANTANG"






Tapi apa daya. Itu adalah keadaan yang harus gw terima. Sekali lagi HARUS gw terima. Lama gw berpikir sepanjang perjalanan pulang gw dari Jakarta ke Bogor tentang masalah ini. dan gw merasa, kadang, sebuah kekalahan itu bukan hanya datang dari diri kita sendiri saja, tapi juga dari orang lain. Dan gw menyadari kalo ini adalah ujian gw untuk berpikir lebih sederhana dan dewasa menghadapi masalah hidup gw yang kian kompleks. 
Mudah-mudahan gw bisa lebih legowo lagi sekarang mengingat ini adalah perihal menang atau kalah. Dan memang sudah ada hukum yang mengatur kapan kita menang dan kapan kita kalah, juga kapan kita diatas dan kita dibawah.














*Buat Anda, Dosen saya tercinta : Terimakasih atas pelajaran hidup yang 'tidak sengaja' Anda berikan kepada saya. Tapi maaf, ujian yang Anda berikan ternyata tidak sukses Menghancurkan saya, malah menjadikan saya pribadi yang lebih KUAT dan lebih siap menghadapi orang-orang seperti Anda dikemudian hari. Terimakasih*


*Dear kelompok 2 Aimagazine.. Maaf gw gabisa bawa lu semua ke nilai sempurna. Cuma itu yang bisa gw usahain semampu gw. Makasih atas kerjasama kalian, GW BANGGA SAMA LU SEMUA!*

Love,
(maybe) ur beloved producer
Arinda Casni.

31.12.10

Satu untuk 11, sebelas untuk 1






Wow!

merinding banget gw ngikutin final AFF dari awal sampe final kemaren..
emang sih.. semua orang pasingomongin hal yang sama sama gw..
dari mulai twitter *of korss.. #loveindonesia dan #thankyouriedl jadi TT*, koran, majalah, radio *sampe ada radio top 40 ganti nama jadi TIMNAS FM* dan tv pastinya ngebahas soal aff ini..

oke..
gw ga akan mengulang-ulang informasi yang udah lu deger di berbagai macam sumber itu..
tapi gw cuma mau ngebahas soal judul postingan hari ini.
SATU UNTUK SEBELAS, SEBELAS UNTUK SATU.

masih inget ga sih O-rangers gimana tawuran antar warga didepan  pengadilan negeri jaksel?
atau ngga jakmania yang kaya kucing sama anjing, air sama minyak, udang sama cumi *ga ada hubunganyaa.. perut mulu lu* sama persib?
tapi liat deh, mereka -yang mungkin- terlibat hal yang gw sebutkan tadi saling menyerukan satu kata : INDONESIA.
dan bernyanyi dengan suara bandung selatan-suara ke bandung, musik ke selatan- lagu garuda didadaku sepanjang beberapa minggu ini.







SATU bangsa Indonesia yang lama ilang dari kuping gw, kemaren jelas banget keliatan bahkan sampai ketinggian burung rajawali dan garuda pacaran.
SATU bangsa Indonesia yang ga pernah jadi satu gara-gara satu dan lain hal, kemaren kompak banget janjian, joged bareng, jadi calo bareng, nginep bareng di GBK.
SATU bangsa Indonesia yang katanya cuma ada dinaskah sumpah pemuda kemaren bisa sombong karena emang mereka bersatu.
SATU bangsa Indonesia rela nyumbangin duit jutaan ke kantong perserikatan itu ataupun kekantong calo, rela bawa anak-bini demi liat muka irfan bachdim, ikhlas padedet-dedet (desek2an-red) dari bray beunta nepi ka bray deui isukna, buat SEBELAS pemain timnas Indonesia.

SEBELAS pemain timnas plus daddy Riedl yang pontang panting, tunggang-langgang latihan di lapangan yang yaaaa giituuuu deehhh lumayaan.
SEBELAS pemain timnas yang mendadak sering ngahiung (berdengung) kupingnya diomongin 200 juta rakyat Indonesia dan dunia.
SEBELAS pemain timnas yang *pasti* sura curi-curi pandang waktu latihan sama juru poto.
SEBELAS pemain timnas yang setengah mati berjuang demi lambang GARUDA yang di bordir didada kirinya, demi siluet garuda segede perut yang ngebatu menyamarkankan buncitnya, demi GARUDA yang di nyanyiin lebih dari 150 ribu supporter sepanjang permainan.
SEBELAS pemain timnas yang bermain dengan tangan kosong tapi otak ga kosong. Yang sempet kalah dalam perang STARWARS di stadion orang seberang. Yang selalu semangat meski diselingi teriakan "Nurdin Turun!" dari tribun.
SEBELAS pemain timnas yang dengan cantiknya menutup final piala AFF dengan kemenangan yang membanggakan.. memenangkan hati SATU bangsa Indonesia walaupun tanpa piala dan pedang laser.


Keren ya?
Buka gw, maksudnya Timnas kita. Mereka secara ga langsung menyatukan bangsa Indonesia.
Dari mulai Pak Presiden sampe para sinden, nonton, dukung, tumplek blek di GBK.
Gila yah, merinding gw pas liat stadion GBK dan sekitarnya memerah..
Jakmania sama Viking foto bareng, Aremania juga makan gado-gado*iyaa...tau ga nyambung..*..
pokonya, ketika pake baju merah yang ada garudanya, LU SAMA GW, SAMA-SAMA GA SUKA MAIN LASER KAN? eh, maksudnya, sama-sama Indonesia kan?



Oke, stop about intermejonya.
*sepanjang itu intermejo doang? haha*

Buat gw *dan mungkin juga rakyat indonesia* angka itu bukan tolak ukur suatu kemenangan. Ya emang sih kalo menang harus gede angkanya atau banyak golnya, tapi gw bangga, Timnas bisa menang dikandang sendiri, dengan permainan yang maknyuss kalo kata Pak Bondan mah.
Ya Ga??


Ga perlu khawatir dear pemain timnas...
kalian ga usah minta maap segala sih kalo gw bilang..
saksi mata udah lebih dari 100 ribu pasang mata kok...
Yang liat gimana permainan kalian..
dan kami bangga, begitupun media-media yang suka nyinyir kaya abg kawin muda..
Dan satu lagi, makasih yaa Timnas. Berkat kalian gw suka sama bola, tau nama Yongki Ari, Hamka Hamzah, Okto Maniani, Kaptem Timnas, Firman Utina, M. Ridwan, Muhamad Nasuha dengan baik plus mukanya..
Dan itu menghindarkan gw dari kejadian "Markus Kido" *blushing*


"Apapun yang terjadi, ku kan selalu ada untukmu, Garuda didadaku, Indonesiaku"

Arr

Bolehkah?

bolehkah?
jika derap ragu menggangu tidurku hingga terjaga?
hingga aku berteriak mengusirnya?

bolehkah?
kalau resah menyelimutiku dipenghujung mimpi?
hingga aku berkaca-kaca dan kembali tidur?

bolehkah?
jika lelah menjemputku dan aku terpaksa menyerah?
walau aku bersimbah asa?

katakan,
aku harus bagaimana.
dan kamu,
akan bagaimana.


bogor, des 2010
arr

Mungkin tinggal ini yang tersisa

denting malam belum berlalu dari tepian waktu..
ak duduk bergumul dengan kata-kata dalam barisan soneta yang kian mendayu..
sampai aku terdiam.

aku kira, ak telah menelanjangi pusara jiwamu,
hingga yang kau tutupi dengan kain lara.

aku sangka, mata ini telah membuat cerita bersambung yang dirtulis dari bias-bias rona kekuningan itu.
hingga yang terbawa dengan darah.

aku kira, hanya aku saja yang menyaksikanmu tidak lagi berlalu,
melainkan mulai berlari, menghilang,
berubah bersama hujan
dan tak pernah menengokku.

tapi ternyata beberapa sayapmu patah, ksatria.
pedangmu tak lagi tajam menghujam jiwa.
perisaimu tak mampu lagi menutup bagian-bagian yang tak bisa kau isi.
dan baju baja mu, kini,
menjadi dirimu seutuhnya..

menelan jutaan ton asa dan harapan milik ksatriaku dulu.
menghembuskan senyuman dan cerita ceria tentang hujan yang lama berlalu
menyebrangkan kiasan-kiasan samar jiwa yang hidup.
menjadi setengah mati.

jangan pernah pergi.
mungkin aku terlalu naif untuk menampar mukamu dengan tangisku..
mungkin aku terlalu lemah untuk memungut butiran risaumu.
tapi aku disini,
dia disini,
mereka disini..
menunggu pahlawan mereka pulang.

bukan untuk sebuah tropi bagai juara,
tapi untuk waktu yang telah ikut berperang dan musnah bersama sisi lain dari keangkuhanmu.
percayalah. pulanglah.

bahkan mungkin,
ya mungkin.
aku rela menjadi sejarah yang usang untuk masa depanmu.


Bogor,
31 des 2010

arr

Masih disini

hello O-rangers..
lama banget yaa gw ga pernah lagi ngisi disini..
maaaap bgt sebelumnyaa..
kenapa gw jadi jarang nulis?

ada deh.

pokonya, sooner or later,
i'll be right back..


i miss you too, O-rangers..
*pede setengah dewa*

22.11.10

Powerbooster : I Am



i am special
i am beautiful
i am wonderful
and powefull
unstoppable

Sometimes i'm miserable
sometimes i'm pitiful
but that's so typical of all the things, i am


Hillary Duff- I Am

20.11.10

Vow

i'm bulletproof.
coz i've my own shield.
unbreakable-invisible

i'm fearless.
coz i always walk through the storm.
unbeatable.

i'm volcano
coz my eruptions could make u dying.
unstoppable.

29.10.10

Russian Roulette




...and you can see my heart beating.
you can see it through my chest.
said i'm TERRIFIED, but I'M NOT LEAVING
know that i-must-pass this test
so just pull the trigger....

















24.9.10

Ophidiophobia

Hollahoii O-Rangers!!

Apa kabar niiii? apa kabaarr?
hehe
semoga baik2 saja yaaaa..

gw mau sharing tentang rahasia terbesar gw abad ini nih.. Tadinya sih rahasia besar, tapi setelah beberapa temen2 deket gw dengan-sangat-kreatifnya berusaha mencari tau, jadilah kebongkar..

I WAS AN OPHIDIOPHOBIA PERSON.

Ophidiophobia adalah ketakutan terhadap ULAR. Dan kenapa gw tulis kalimat itu dengan past tense, karena memang saya sudah sembuh 90%.. :)
Mau tau ga gimana ceritanya?

Sebelumnya gw curhat dulu yee..

Kisah berawal ketika seorang putri nun jauh dinegeri seberang....upps, maav, salah buka buku..maksudnya berawal dari gw kelas 1 SD. Saat itu dirumah lama gw, gw ketemu sama uler ijo licin kecil mengkilat dan heboh bgt deh pokonya. Awalnya sih biasa aja, tapi pada saat si doi ngelilit botol dot gw kemudian dia peluk tak dilepas2, mendadak gw jadi amat-sangat-terancam dan takut.

Gw kira itu cuma sesaat aja, tapi ternyata, hampir 15 tahun (kalo inget umur suka males deh gw) gw menyimpan rasa itu *saelaaaaah* daan dari takut biasa, gw berubah menjadi seorang phobia.

Jangankan liat wujud aslinya, dulu, *sampe beberapa minggu lalu* gw denger namanya disebut, *praktekan dengan suara berbisik* "Uuullaaarrrss", gw langsung merinding, pengen muntah, gemeter, pusing, ga bisa gerak, ga bisa mikir, bahkan untuk ngomong 'STOP!' pun gw ga sanggup.

itu baru namanya doang disebut. Liat gambar kartun dengan warna-warni cerah ceria, gw muntah dan langsung emosi diikuti dengan kata2 "PINDAHIN GA TUH GAMBAAAARRR!" sambil bawa pedang.

kalo liat liputan ditipi, kan gerak dan wujudnya kan kaya asli tuh, biasanya gw langsung ambil posisi siap ngelempar tipi pake ember, sambil sebelumnya gw udah merinding dr ujung kaki sampe ujung rambut selama kurang lebih 5 menit di mode : vibrate, alias sambil gemeter.

ini yang jawaranya...
kalo ada siapapun, gw ulangi, SIAPAPUN. mau dewa kek, mau si cotton candy kek (gw ancem putus 7 turunan) atau siapapun yang berani bawa ULER2AN KARET 3 DIMENSI kehadapan muka gw, gw akan kejar dia sambil bawa gergaji besi sambil bilang 'GwW BUNUH LUUUUU BEDUAAAAA... GW BUNUUHHH!'.
Tentunya, setelah gw tereak-tereak *saking kencengnya sampe pake 'E'*, berlarian ke seantero ruangan, muka pucet, pala pusing nangis kejer, sesek napas, dan kemudian pingsan. YA, gw bisa PINGSAN sama uler karet.

SEE, betapa gw amat sangat takut sekali terhadap binatang yang satu itu.
tapi beberapa minggu kemaren, secara ajaib, gw sembuh! 90% gw bisa jamin gw sembuh!!
Kenapa 90%? soalnya ada beberapa jenis ular yang gw masih ga bisa liatnya.. Yaitu uler ijo kecil mengkilat (kan merinding kan gw sambil nulis), uler belang, uler albino (ini sama sekali gw ga bisa liat) dan ular warna merah mengkilat.

Apakah gw sudah pegang makhluk itu?
ooooo tentu BELOM.
Gw baru menjalankan terapi visual dan uler karet aja.. Tapi pegang yang asli mah belom sempet..

nih gw bagi sedikit tips..

Sebetulnya, tipsnya cuma ada......3.

1) Buka pikiran lu. Kasi semangat sama diri lu. Misalkan kalo gw, "Mau sampe kapan lu idup sama ophidiophobia looo?" Semua akan terasa ringan kalo diri lu udah mau open dengan keinginan lu.

2) Berani. Berani mulai dengan hal2 yang mendasar kaya sebut nama, liat gambar grafis, kartun, gambar asli dan bergerak.. Step by step yaa.. Kalo ga kuat berenti aja, jangan di porsir..

3) Be Your Self. Ga usah terlalu banyak dengerin saran orang. yang tau kondisi lu ya diri lu sendiri. Emang kalo lu ngejengkang gara2 terapi konyol orang lain, mereka mau nanggung? It's Not Crime kok kalo lu punya ketakutan terhadap sesuatu, karena mereka juga pasti punya dan belom tentu punya keberanian buat nyembuhinny sebaik elu.. :)


Cuma segitu koo, sumpah.. Gw juga berharap lu bisa nyembuhin phobia lu sedikit demi sedikit.. Karena semua harus diawali dari rasa percaya terhadap diri sendiri, maka lu harus bangkitin semangat itu..
oke?



P.S: Belom sempet foto  sama uler, tapi gw upload aja yaa beberapa foto sanca batik kesukaan gw.. :) *membuktikan gw sudah agak sembuh kan? ;p)







Salam Semangat,
Arr

16.9.10

Beautiful Garut

This is 'Tanah Pasundan'..
Has an extremely beautiful scenery..
Enjoy..



SITU BAGENDIT
GARUT, WEST JAVA























my beloved DAD

my beautiful MOM



GARUT, WEST JAVA

 


 


my cutest SISTER



the most cutest niece ever! *AZKA*

Garut Big Fam..



With Love,
Arr

29.7.10

Puisi Lama

jangan pernah berlari membelakangiku (lagi)
karena aku butuh arah darimu
jangan pernah melepas simpul genggaman ini
karena aku pasti jatuh
jangan pernah lukiskan senyuman itu lagi
karena aku akan hancur
dan berusahalah tetap disini, meskipun itu sesaat dan nyeri.





Puisi lama,
Arcanna


17mar10

The Power of Girl



"It's not a CRIME to go to some place or doing something all alone"


Yap.
Gw adalah orang yang mencetuskan ide tersebut beberapa hari lalu. Sebetulnya ide ini udah ada dalam diri gw sejak gw masih main gundu pake kutang sama si Jojo tetangga gw.
Dalam hidup gw, gw lebih suka melakukan kebanyakan hal sendiri. Dikamar sendiri, pulang kebogor naik bis sendiri, nonton bioskop sendiri, dll.
Memang sih, gw ga sering nnt bioskop sendiri, but at least, gw ga begitu mengharapkan orang lain ketika gw ingin melakukan sesuatu.

Begini, gw pernah ngebahas soal bagaimana didikan bokap gw jaman batu dahulu kala kepada si gw. Dan pemikiran ini pun sepertinya terbentuk karena hal itu..
Dari dulu gw terbiasa untuk survive dan mengerjakan sesuatu sendiri dan terbiasa diandalkan, jadi, -memang- gw ga pernah ada masalah melakukan apapun atau pergi kemanapun sendiri.


Bukan sok aksi apa gimana sih, i realized that i adalah seorang manusia bukan dewa yang berkulit kering dan mempunyai sertifikat internasional beladiri *sombooong* berjenis perempuan. Menurut bahasa masyarakat Indonesia dan dunia yang gw pahami dan gw pelajari secara acak dan juga sotoy, perempuan itu berarti makhluk Tuhan yang indah, lemah, mengundang dosa dan hasrat yang harus dilindungi setiap saat. And i can't deny kenyataan yang terbentang didepan idung gw itu. But, kita sebagai makhluk itu WAJIB MANDIRI DAN BELAJAR BELADIRI. menurut gw.

gw punya beberapa sahabat dan teman yang gabisa melakukan sesuatu sendiri, ga bisa kemana-mana sendiri. Segala harus ditemenin, kemana harus dianterin. Kebayang ga someday, dimana kita harus melakukan itu sendiri karena ga ada orang lain yang bisa bantu kita akan gimana?

Mengemis minta bantuin orang lain?
Hidup dalam zona nyaman sampe kulit kita jadi keriput?

C'mon Girls!
Bangkit!

Apa sih salahnya jalan kekampus sendiri?
Naik angkot sendiri?
Kekantin sendiri?
Naik eskalator sendiri?
Ke kamar mandi sendiri?
Jalan-jalan di mall sendiri?


Tanamkan dalam diri kita semua kalo kita akan aman dimanapun KALAU kita tidak mengundang kejahatan itu,
Banyak hal yg bisa mengundang kejahatan. Misalkan, beli makan disekitar kampus pake hotpants, jalan kekampus pake rok mini atau tanktop belahan rendah, BBM-an ga berenti2 di metromini, dsb.
Emang sih, jadi perempuan di Indonesia itu gabisa lepas dari mata mata rakus pantat dan suil-an2 mesum meskipun kita tertutup pakaiannya. Tapi setidaknya kita bisa meminimalisir itu.

Tanamkan dalam diri kita kalo kita bisa melakukan sesuatu sendiri karena KITA BISA.
Gw percaya, banyak perempuan Indonesia yang mukanya mulus kaya porselen, badannya cakep kaya manekin, dan kelakuannya baik kaya malaikat, bisa melakukan itu sendiri..
Itu akan menjadi nilai lebih loooh buat kita.. Percaya deh.



ASAL.....
Jangan sok berani atau sok kuat.
Bisa-bisa kita malah jadi main course buat penjahat.

Oke girls? Mulai sekarang, belajar untuk mandiri yu!!





Regrads


Arinda Casni,
Untuk semua perempuan Indonesia.

Lost

Hollahoii O-Rangers..


Hari ini isi obrolan 'after hours' di ruang tamu adalah seputar temen Si Ojoy -ade bungsu gw-, named Daffa yang baru aja meninggal senin kemaren. Menurut Ade gw yang merupakan informan yang sangat payah karena ngasih informasi yg ga begitu berkualitas, Daffa itu temen main bolanya di club bola MJR apa MRJ apa RJM gitu gw juga ga jelas. Yang jelas, bukan RCM alias Republik Cinta Manajemen. *outoftopic*

Oke, back to Daffa.
Almarhum ini meninggal karena di ruas tol cipularang arah Bandung. Mobil Luxio yang ditumpanginya dan disupiri oleh ayahnya dicium dengan sangat mesra dibagian pantat oleh truk tronton yang bergiga-giga kali beratnya dari mobilnya.
Bisa dibayangin gimana kondisi mobil itu setelah dicium? *gw agak ngeri bayanginnya*

But, Daffa ga pergi ditempat kejadian. Daffa pergi dirumah sakit Advent, Bandung setelah  berjuang melawan pecahnya pembuluh darah akibat benturan.. Hufh. He's too young to go.. Dia seumuran sama ade bungsu gw yang ga punya pikiran aneh2 soal perempuan, masih suka punya kumis kalo minum susu, dan he's must be super cute.

Gw penasaran kaya apa wajah Daffa ini. So, ade gw menunjukan fotonyabarengan dengan Daffa di ulang taunnya yang ke selebas dari media sejuta umat, Facebook. Di account Daffa, banyak bgt orang yang ngucapin selamat tinggal dr mulai yang serius sampe yang konyol ala anak SD. Ada satu orang yang cuma tulis ":)" yaitu kakanya. Dalam penerjemahan sok tau ala gw, itu merupakan senyum paling getir dan tabar dan the only symbol to explain how missing his sister. And u know what? terbersit dikepala gw pertanyaan ini

"Gimana yaa kalo gw ada diposisi kakanya Daffa?
"Gimana yaa kalo gw diposisi sahabatnya Dafaa?


Akankah gw kuat?
Akankah gw ikhlas?
Akankah gw tidak mengkebiri supir tronton?
Akankah gw tidak mem-voodoo dokter yg ga usaha nyelametin Daffa?
Akankah gw duduk tenang dan menatap dengan senyum foto Daffa?
Akankah gw tidak larut dalam rasa kesedihan dan kehilangan?

AKANKAH GW SIAP?

Entahlah,
Jujur, gw belum pernah ditinggal oleh sahabat atau keluarga deket gw. Alhamdulilah..
Setelah gw merenung sedikit, gw berdoa. Gw ga tau apakah doa gw sekarang akan terdengar baik atau tidak, tapi dalam hati gw berdoa
"Ya Allah, Ya Robb.. Panjangkanlah umur ku dan seluruh manusia yang saya sayangi ya Allah.. Ampunilah dosa ku dan mereka.. Janganlah engkau ambil mereka larena aku tak ingin merasakan kehilangan.. Dan jangan pula kau ambil aku karena akupun tak ingin mereka merasa kehilangan pula.. Amin"

Sound lil bit selfish, huh?

Tapi gw percaya,
Apapun yang ditakdirkan, Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi umatnya..
Apapun yang dituliskan, Allah Maha Mengerti apa yang diinginkan umatnya..
Siapapun yang nanti Engkau ambil duluan, saya yakin Ya Allah, Engkau maha pengasih lagi maha penyayang.





"Selamat Jalan Daffa, semoga amal ibadahmu diterima disisi-Nya. Amin"


Regrads,


Arr

*Big Thx To : Daffa Javier Dewantara and his beloved sister Sashi Kirana for being my inspiration

15.7.10

Voice

Waktu hari sabtu lalu, Yamaha Club Vixion Bogor a.k.a clubnya si cotton candy ulang taun..
So, seperti yang sudah diramalkan oleh si Paul Gurita, gw akan menjadi MC-nya..
Karena gw merasa ini adalah acara 'keluarga' jadi gw ga ngomonguin angka sama panitia (ini mau ngemsi apa masang togel sih? )

Dan dikesempatan membuka acara, gw diminta untuk membuat sebuah narasi yang mewakili perasaan gw selama dua tahun 'hinggap' di pohon YVCF.
So, gw demen banget suruh bikin narasi, apalagi yang menyangkut2 sama perasaan.. *curhat*

Dan, inilah dia narasi yang gw buat special untuk Kado Ulang Taun YVCF..

Seminggu sebelum hari ini banyak yang ditinggalkan oleh kami. Tinggalin Kerjaan, tinggalin meeting harian, tinggalin istri dan pacar yang manyun kaya cumi2 di rumah, dan bahkan ninggalin hobby kami semedi di bengkel. 
Kami bolakbalik cek gedung, cari sponsor yang suka seenak2 knalpot dia, dilempar sana, diempar sini. Berkali2 ngeprint proposal kaya mahasiswa lagi bikin skripsi. 
Rapat terus kerjaannya sambil ngemil nasi padang, pecel lele, dan sate ayam.* hehe*
Pas rapat, kami duduk melingkar ditemani kopi sama rokok persis dukun lagi bikin acara pesugihan. 

Tapi inilah kami, A Family. 
Ada aki without nini, beberapa ayah dan ibu, banyak oom single dandouble, kakak, adik, kawan sebaya dan tentu saja SAUDARI PEREMPUAN. (baca : si saya.. hehe)  

We are not just a happy one, but  also the real one.

A real Family. 
A real family yang saling menjaga. Menjaga harga diri personal dan keluarga. 
A real family saling menolong, menolong mencarikan jodoh, menolong yang abis cium tanah air karena saking cintanya sama negeri ini, dan membawa oleh2, lecet. dan juga menolong yang abis tisoledat alias kepleset. 
A real family saling menyayangi tapi dilarang mencintai pacar dan istri kami masing2. 
A real family saling berbagi. Berbagi tempat nginep,berbagi rokok dan kopi, berbagi sparepart limbahan, sampe berbagi informasi blog dan milis yang kadang isinya cuma ngeledekin si Aki. 
A real family saling mengingatkan. Kalau sedang konvoy, jangan lupa godain cewek di seberang. 



Satu yang gak pernah ketinggalan, curhat colongan
Berawal dari nanyain beli kampas rem yg murah, berakhir menjadi curhat online.


Kami keluarga. Dan keluarga kadang berselisih paham
Kami berselisih paham, adu urat, perang dingin, balapan manyun, adu tahan lama ngambek. Tapi kami berusaha saling memaafkan. 
Kami mencari senang dan keluarga disini. No hard feeling
Kadang saat bersama2 kita bisa melepaskan sejenak muka bos yang selalu asem kaya ketek, khawatir berlebihan taut pacar selingkuh, lagi judes2an sama istri dan kami selalu merasa lebih baik karena kita saling mengerti.


Buat kami, brotherhood is bodorhood. Kita ketawa ketiwi, haha-hihi, gosipin Luna Maya terus sirik setengah mati sama Ariel. 
Buat kami, gak ada one man show, semua orang boleh jadi tenar, meskipun cuma boncenger yang doyan eksis
Buat kami, tidak ada bekas teman, kalo ban bekas ada. Karena kita keluarga, dan tidak ada bekas keluarga. 


Dua tahun bukanlah waktu yang singkat membangun kepercayaan, rasa aman, dan sebuah kata "brotherhood". Kita jatuh, kita sempat sedikit tercerai, tapi kita mampu bangkit bersama dan menjadikan yang terdahulu sebagai cermin. Kiuta menatap masa depan, tak peduli harus bangun dari nol. From zero to hero. 


TRULLY BROTHERHOOD


Salam tumpeng, 


Arr

7.7.10

Behind The Scene *Candid Time!!*

Ni dia O-Rangers foto-foto candid kami...




Hahaha..
Narsis semua kan Crew gw???
Ga narsis sih sebetulnya, tapinya 'Kena Deh' semua di candid..
hoho


Regrads,
Arr